BAIK TIDAK CUKUP BILA LEBIH BAIK MASIH MUNGKIN

Posts Tagged ‘DBS’

Back To First Goal

In artikel, DBS, kisah, motivasi, renungan, umum on 31 Oktober 2009 at 07:50

Setelah dipikir-pikir berhari-hari (sampe kepala anget) akhirnya muncul gagasan untuk kembali ke tujuan awal bikin blog ini. O ya saya belum cerita kalau sebenarnya saya bikin blog ini untuk berbagi cerita terutama cerita suka duka ngajakin orang untuk sukses dan lebih sukses lagi. Ternyata susaaaaaaaaaaaaah banget (saking susahnya). Saya jadi member di Duta Business School (DBS, itu lho bisinisnya AA Gym)  mulai gabung akhir Juni 2009 setelah diajak adik saya (dia jadi sponsor saya).  Pertimbangan ikut sih sederhana aja yaitu ingin punya peluang usaha buat bayar hutang.

Hutang karena harus membiaya istri melahirkan dengan operasi Ceasar.   Karena prematur dan kembar (laki-laki dan perempuan) maka perlu di inkubator.  Habislah semua uang  simpanan dan tenyata itupun tidak cukup.  Setelah pinjam sana sini akhirnya lunas biaya rumah sakit. Pada intinya hutang harus dibayar.

Sebulan pertama saya semangat sekali mencari berbagai bacaan mengenai bisnis MLM, buku motivasi, dan ikut seminar DBS. Setiap hari saya prospek minimal satu orang.  Hasilnya? Hanya SATU member yang bergabung.

Mental sempet down juga karena menjalankan bisnis sesederhana ini tidak semudah yang saya pikirkan sebelumnya.  Ada satu kesimpulan mendasar yang mungkin bisa menjadi dasar strategi dalam mengembangkan bisnis:  DBS adalah bisnis merubah pemikiran/kepercayaan orang, bisa diibaratkan seperti Rasulullah SAW yang menyebarkan Islam. Uang/modal bisa diusahakan bila sudah yakin dengan DBS.

Dengan dasar kesimpulan itu maka kita sebaiknya memakai tehnik yang sama untuk bisa berhasil.  Untuk sukses seperti Rasulullah SAW perlu waktu yang lama dan usaha yang konsisten dan dilandasi akhlak yang baik.  Saya baru mulai di DBS dan sekarang saya mempunyai leader yang bisa saya contoh keberhasilannya yaitu Rasulullah SAW.

Lowongan Kerja, Pasti Kerja

In artikel, DBS, motivasi, tips, umum on 24 September 2009 at 11:20

Berapa biaya yang anda siapkan atau sudah anda gunakan untuk mengirim lamaran kerja?  Seratus, duaratus, tiga ratus ribu rupiah?

Bagaimana hasilnya? Berapa banyak yang di panggil interviu? Berapa yang menerima anda sebagai karyawan?

Daripada anda mengeluarkan biaya ratusan ribu tanpa hasil pasti mendapat pekerjaan (baca : sumber penghasilan) lebih baik mengeluarkan Rp 200.000 tapi pasti dapat pekerjaan. Coba baca iklan berikut :


Dicari.  Sebuah Perusahaan Nasional bergerak di bidang Server Pulsa Elektrik membutuhkan beberapa Tenaga Pemasaran Berjenjang untuk merekrut Agen Penjualan Pulsa di seluruh Indonesia.

Syarat :

  • Berkemauan keras
  • Tidak mudah putus asa
  • Bisa bekerja sendiri atau berkelompok
  • Mau belajar
  • Biaya pendaftaran Rp 200.000 (dua ratus ribu)

Fasilitas  :

  • Education Pack (Buku Petunjuk & DVD Motivasi)
  • Asuransi Kecelakaan bebas premi dengan Uang Pertanggungan Rp 10 juta
  • Web Virtual Office

Penghasilan :

  • Sistem Komisi yang menguntungkan dan transparan, ditransfer langsung ke rekening pribadi
  • Potensi penghasilan hingga Rp 8,1 juta/bulan

Jika anda berminat silahkan klik DI SINI dan baca keterangan pendaftaran lebih lanjut